Banjir di Garut : Belasan tewas, sejumlah orang hilang, PPGI Tasikmalaya datang

Banjir bandang Garut

Dental Nurse Tasikmalaya – “Banjir bandang di Garut terjadi menjelang tengah malam pada Selasa 20 September 2016, di Kecamatan Tarogong Kidul terutama, di daerah aliran sungai Cimanuk. Air sungai Cimanuk meluap, langsung menghantam pemukiman sekitar. Ketinggiannya 1,5-2 meter. Banyak yang sampai melewati atap rumah penduduk”, demikian yang terkutip dari salah satu warga Garut yang menjadi saksi bencana Banjir Bandang Garut, Jawa Barat.

Selain di Garut, banjir dan longsor akibat hujan deras itu juga terjadi di Kabupaten Sumedang yang bertetangga. Setidaknya 16 orang ditemukan tewas dan sejumlah orang lainnya hilang akibat banjir bandang yang melanda. Hal ini diungkapkan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat, Haryadi Wargadikarta.

Bencana banjir tersebut menyulut rasa prihatin masyarakat Indonesia, khususnya warga Jawa Barat yang dikenal dengan kekuatan solidaritas masyarakat Sunda yang sangat kental. Ini dibuktikan dari gelombang bantuan dan relawan  dari berbagai pihak yang langsung berdatangan paska-terjadinya bencana banjir bandang.

Tak terkecuali Persatuan Perawat Gigi Tasikmalaya (PPGI) bekerjasama dengan Politeknik Kesehatan Tasikmalaya yang langsung tandang dan terjun langsung ke area bencana untuk mengerahkan segala daya dan kemampuan yang ada untuk mencoba membantu korban bencana banjir tersebut.

Tidak banyak memang yang bisa diperbuat, tetapi dengan terjun langsung para relawan dari PPGI dan Poltekkes Tasikmalaya mampu merasakan pilu dan duka korban bencana.

Selamat berjuang relawan kemanusiaan!

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *